Cerita di balik Wikusama Cup 2009
Di balik suksesnya Mildseven merengkuh prestasi di ajang Wikusama Cup ke 7 tahun 2009 ini, ada beberapa cerita yang cukup menarik untuk diceritakan.
Hari ke-1, Sabtu 25 Juli 2009
- Rencananya Mildseven akan memakai kostum barunya. Tapi apalah daya, karena vendornya baru bisa menyelesaikan hari Sabtu siang akhirnya kostum yang dipakai adalah kostum warisan IM3 dan kostum Mildseven yg lama (yg bolak balik itu looooo). Duh… melase… kaose belang bonteng ndak karuan, tapi gak papa lah… yang penting warnanya sama-sama biru
- Suporter Mildseven yang selalu selalu meramaikan Wikusama Cup sudah terkenal kehebohannya,
tapi saat pertandingan pertama yang terjadi justru 180 derajat. Hanya segelintir orang yang datang dan menyemangati tim Mildseven. Kiki, suporter sekaligus manager Mildseven berinisiatif merekrut suporter dengan mendatangkan anak SD yang kebetulan sekolahnya tepat di sebelah GOR Ragunan. Dengan hanya bermodal Aqua dan uang 15 ribu sebagai ganti ongkos angkot 15 anak SD, Kiki berhasil memimpin dan meramaikan GOR bersama suporter-suporter cabutan yang masih bau kencur itu. Wahhh….. mantap ki… sepertinya cocok jadi pengerah massa waktu kampanye deh
- Indra Wahyu aka Bleem yang baru datang pada pertandingan kedua menjadi salah satu amunisi andalan Mildseven. Dengan sepatu pinjaman Bleem cukup gesit dalam mendrible bola. Tapi…. gak sampai 5 menit kok sudah minta diganti? Ternyata fisik sudah tidak mumpuni sodara-sodara hehehehe. Walaupun minta diganti, tapi bu Manager (Kiki) malah cuek sambil ngomong “Sik… jarno sik…cekno rodok pucet tithik rek….!!” tega nian kau bu manager ehehehehe….
Hari ke-2, Minggu 2 Agustus 2009
- Hari ini, saatnya Mildseven memakai kostum barunya. Wuuuiiihhhh kostumnya paling keren dan paling ngejreng deh pokoknya. Kombinasi warna kuning dan biru muda dengan tulisan mildseven.us di dada, menambah pede anak-anak Mildseven yang bertanding.
- Berdasarkan pengalaman hari pertama dimana Mildseven bermain seharian penuh, 
atas usulan Jerry beberapa Mildseven sepakat membawa makanan untuk dimakan bareng2. Konsep potluck gitu deh….. ada yang bawa bumbu pecel, sayuran, timun, peyek, dan kerupuk. Dan pas waktu makan siang, langsung deh… tribun sisi barat GOR Ragunan buka lapak nasi pecel. Walaupun hanya nasi putih, pecel, peyek dan kerupuk rasanya nikmat banget. Bisa kumpul rame-rame plus makan bareng, kapan lagi kan? Yuk…… makan-makan lagi yukkk…. !! indahnya kebersamaan, hmmmm…..
- Suporter Mildseven kali ini cukup banyak, bahkan Mildseven junior juga hadir looo. Super rame lah pokoknya, apalagi pemandu sorak (kiki) juga hadir. Cukup dengan satu orang sudah berasa seperti 10 orang yang teriak loo… sayang acaranya hari Minggu, jadi gak bisa ngebon anak SD sebelah lagi deh…. Hehehehe
- Kalau pada hari pertama Bleem yang dibikin pucat, hari kedua ini gantian Zaenal yang menjadi korban.
Walaupun pada pertandingan lawan CSM main cuma 3 menit, Zaenal berhasil menjadi salah satu pencetak gol. Ternyata skillnya masih ada looohhh… cuman sayang napasnya saja yang gak ada
Sebenarnya Zaenal masih tetap dimainkan setelah menjebol gawang CSM, tapi belum apa-apa Zaenal sudah minta diganti. Semua pemain cadangan cuek dan gak ada yang mau jadi penggantinya. Mungkin karena saking kesalnya, Zaenal langsung aja ngeloyor keluar lapangan tanpa peduli ada yang mau gantiin apa enggak. Eheheheh jenal… jenal… sampun sepuh nggih pak?
*photos by ade & wewes

Ancen kurang ajar sing njuluki aku wanita bermulut seribu…saingan e kaki seribu po piyee??
)
Tapi sayang ae pas minggune arek2 SD iku ganok, coba nek ono..pasti wes tak bayar ga we nutup lambene wong sing lagi latihan vokal (teater) iku…lah salah² terus hareee
kaos seng lawas ternyata masih menyimpan keampuhan hehehehe….:)